Translate

Jadi Pelajar dan Blogger? Why Not?

Hola, sekarang lagi trending tips ngeblog buat pelajar nih. Sebagai pelajar, aku juga jadi blogger loh... Bahkan guru-guru Rin mendukung, karena ada profit dari ngeblog itu sendiri. Bahkan di sekolah Rin, nanti pramuka mau diajarin ngeblog, dan yang disuruh bikin kurikulumnya Rin, siap. Rin aja masih pusing, aha. Tapi serius, nanti kalo kalian masuk SMAN 29 Jakarta, jangan lupa masuk ekstrakurikuler pramuka, jangan mageran hehe.

Oke, sekarang threads yang mau aku bikin tuh seperti apa sih, kehidupan gue sebagai pelajar yang merangkap pekerjaan sebagai blogger? Nggak sesulit yang kalian kira, Rin selalu menikmati pekerjaan Rin, dimana pekerjaan Rin, ajib deh hehe.

Gimana sih caranya Rin menangani sekolah, sebagai blogger? Gampang, yuk simak!

1. Tukang Dispen itu Harus Dekat Dengan Guru

Rin kalo dispen itu, suka dari komunitas, maupun dari sekolah sendiri. Nah sebagai tukang dispen yang baik, kita musti sadar diri, untuk mengejar materi. Blogger juga kalo masih sekolah, butuh nilai juga kawan, bukan cuma butuh jalan-jalan doang, kalo keseringan dispen loh ya. Kalo kalian jarang dispen, selamat, kalian anak teladan yang disukai calon Mama-mama mertu, cie... Materi harus dikejar, kalo nggak, nilai kamu hancur, nggak naik kelas, sayang kan, dapet duit kaga dapet ilmu.

2. Pulang Sekolah adalah Waktunya

Rin sering banget tuh, pulang sekolah, izin ke Mama Rin, buat jalan sendiri, bodo amat kemana, yang penting aku bisa ngeblog. Bahkan aku sendiri, lebih suka diam di kamar, dan meresapi, apa yang ada di jalan, kemudian aku tuang di blog aku. Lalu, untuk tips dan trik seperti ini, Rin ingat dan rasain gimana ribetnya aku. Bahkan oke, aku makan di kantin, pas sekolah, terus kalo pulang, beli 10k things di tiap obyek wisata. Selalu, mengerjakan hobi sepulang sekolah adalah suatu refleksi. Aku suka capek emang pulang sekolah, tapi itu enaknya, penat hilang.

3. Niche yang sesuai dengan kehidupan

Seperti Rinnesia, yang justru mengambil life hack, travel dan pendidikan, karena Rin berada di dalam lingkup itu. Well, paling bentar lagi Rin bahas sekolah, liatin aja. Rin udah kelamaan libur sih haha, nggak juga sih, pengen libur makin panjang gitu. Oke, gue terdengar nggak bersyukur kan, jadi pilihlah topik yang kamu sukai, bukan yang bikin kamu sendiri ribet, oke?

4. Jadilah Blogger yang Cerdas dalam memilih Ekstrakurikuler

Kenapa ekstrakurikuler adalah hal penting? You must be know about this. Karena ekstrakurikuler adalah penunjang intrakurikuler kita. Selain itu tempat untuk mengembangkan hobi, bakat, dan lainnya. Kenapa aku pilih pramuka? Well, the first I'm addicted to organization, then, bakat aku ada di Organisasi, bahkan organisasi Pramuka itu bagus, ibarat dokter, pramuka itu dokter umum, sedangkan ekstrakurikuler lain itu dokter spesialis, as you know. Jadi gue mau saranin aja, bagi kalian yang pengen jadi Blogger, pilihlah yang sesuai dengan passion kamu. Bukan karena ikutan teman ya!

5. Atur waktumu sebisa mungkin

Duh, pengen ngadem tapi males, yaudah biarin, di luar banyak angin. Nggak harus ditulis sebenarnya. Paling nggak, kamu punya satu jam untuk ngeblog. Buka medsos gampang, masa buka blog ga bisa? Ya nggak? Aku sendiri biasanya pangkas waktu tidur. Biasanya jam 8 udah tepar, ini gue jam 1-an baru tidur.

6. Pakai Platform Gratis

Seperti Rinnesia yang anaknya berprinsip ekonomi, mendapatkan hasil optimal dengan pengorbanan yang sesedikit mungkin. Karena kita anak kecil yang belum menghasilkan uang, uang kita sumbernya dari nadah dari orang tua. Betul tidak? Gua aja setahun segitu tau dah mampu kaga. Karena tau kan? Kebutuhan manusia itu tidak terbatas, se-cukup! Kita bisa kuliah umum ekonomi kalo dilanjutin.

7. Nulis di Ponsel

Kenapa? Salah ya? Nggak kok, nggak salah. Kamu bisa pegang ponselmu untuk buka instagram dan lainnya. Kenapa nggak menulis di ponsel? Guys, Rin kasih tau ya, baik blogspot atau wordpress, ada kok aplikasinya. Selain itu kamu bisa nulis juga di WPS office yang nantinya bisa kamu pindahkan ke laptop.

8. Sedia di Kantong : Uang Jaga-Jaga, Kartu Pelajar, Pulpen, Pensil, Blocknote

Karena kalian pasti perlu. Termasuk kartu pelajar, itu sebagai kartu identitas kamu sebelum KTP. Aku udah punya kartu nama, tulisannya owner, ea~~ but commonly people mengantongi kartu KTP/Kartu Pelajar. Kalian harus tau, kenapa seorang Rinnesia suka bawa kartu pelajar kalo jalan-jalan dengan cardholder, karena museum suka memberi diskon untuk pelajar. Tentu yang membawa kartu pelajar. Selain itu, nggak semua transaksi saat turun di lapangan itu pakai kartu debit/kredit. Kamu butuh uang tunai juga. Kalian tau kan kenapa blocknote, pulpen, pensil? Seperti menulis fiksi, kamu butuh banget ini untuk mencatat ide. Nggak usah beli, aku aja kalo buat block note itu sendiri. Kamu cuma perlu buku tulis bekas kamu, kamu potong, kamu satuin, jadi. Menghemat pengeluaran kan?

9. Brainstorming sama Teman

Punya teman kan di sekolah? Kalo nggak, kamu sama kaya aku, eh nggak deng. Memang, teman itu perlu, janggan sampai ketergantungan sama teman tapi. Soalnya, kamu punya jalan hidup sendiri, jangan sampai kamu ketergantungan. Kamu sebagai blogger, bisa menjadikan teman kamu sebagai acuan banget. Brainstorming itu, kita bertukar pikiran, kaya... Eh, threads ini pantas nggak sih?

10. Siap Muka Dua

Serius, gue kalo di sekolah, sama lagi travel, ngeblog, beda. Kalo di sekolah, gue polos, tapi kalo lagi di luar, udah beda. Makanya, waktu itu Rin mau keluar, dipanggil ke sekolah pas libur, kaget pada. Gue bahkan kalo ada acara, pouch make up gue, gue bawa. Gue pakai make up di luar sekolah, karena kalo gue pake di sekolah, poinnya 5. Dua muka ini juga, kalo dalam sekolah, statusnya pelajar, kalo di luar statusnya, blogger.

11. Jaga Reputasi Sebaik Mungkin

Guys, ketika kita turun jadi blogger, reputasi kita dilihat dong. Kalau misalkan kamu kena pengaruh geng tawuran atau kasus-kasus yang berkaitan dengan hukum, reputasimu ya... ya sudah, kalo bicara reputasi, siapa yang bisa bantu? Karena reputasi yang jaga kamu, gitu sih.

So, itu 11 tips dari seorang Rinnesia, yang sekarang masih jadi kerani putri 2, yang juga seorang blogger, serta bocah olimpiade kecanduan ekonomi. Blogging boleh guys, tapi ingat, status kita seorang pelajar.Seperti kata Dilan, yang ku maksud bukan mantan aku, berat, kamu nggak akan kuat, biar aku saja, ea~~

Yuk kembangkan dirimu, karena dirimu, yang nantinya akan menopang bangsa kedepannya, yuk jadi pembuat konten yang baik!

-Rinnesia yang masih pakai seragam sampai maghrib karena malas ganti baju.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

1 Response to "Jadi Pelajar dan Blogger? Why Not?"

  1. Kamu keren Rin, udah bisa menentukan menjadi seorang blogger disaat temen2mu blum kepikiran sampe kesana, tetep semangat ngeblognya yak :)

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel