Translate

Belia Menulis Buku, Apa Manfaatnya?

Seperti biasa, Rinnesia Threads mengawali dengan sebuah kalimat.

We are unity, we are student!

Sebelum jadi blogger, Rin E Reichan itu seorang penulis buku kalau kalian cek, di wattpad ada 11 dan di draft ada sekitar 21. Sedangkan, yang sudah selesai 16 buku, mulai menulis buku sejak kelas 8 SMP, dan sekarang sudah kelas 11 SMA. Buat karya yang udah dipublikasi, bisa dicek di My Story, yang Weather Series, Note to Self sama Rinnecici Fiction.

Sekarang ini, menulis aja bisa jadi aset masa depan. Aku nggak bohong, jadi, kenapa menulis buku itu bermanfaat buat anak muda, khususnya pelajar. Karena disini aku dalam sudut pandang pelajar yang suka menulis, tak rajin membaca. Rajin klarifikasi ke teman, tapi nggak pernah dipublikasi.

Kalian tau nggak? Apa aja sih manfaat menulis buku saat belia?

1. Menyimpan Memori 


Nah! Dengan tulisan, kita berarti mengabadikan momen paling berharga. Maka dari itu, sampai Dede Rinne kelas 11 sekarang, Dede masih ingat dengan berantem yang dulu terjadi dan musuh Dede berantem itu, playing victim. Kalian bisa cek di The Scholarship Diary di wattpad Dede. Terus Dede juga bisa ingat kalo Dede punya sahabat yang dari SD sampe SMA bareng terus jalannya. Bahkan ada yang dari TK. Semua itu bisa kita ingat kalo kita menulis. Oh, atau rumus matematika aljabar SMP yang aku sisipkan di ceritaku. Sampai sekarang pun aku masih ingat.

2. Menambah Kecerdasan


Saya tau, saya anaknya nggak terlalu pintar matematika, makanya saya sering dibilang dodol. Nah, menulis buku ini juga bisa meningkatkan kecerdasan. Bagaimana cara kerjanya? Nih, Dede Rinne kasih tau ya. Saat kalian nulis buku itu, kalian butuh yang namanya riset. Karena, nggak cuma peneliti aja yang harus meriset, penulis juga butuh riset ini. Bahkan, waktu kelas 9 aku diomongin di kelas teman, terus, kata guru Bahasa Indonesia kelas 8 ku yang ngajar disitu bilang aku anaknya cerdas, karena jarang banget katanya anak kelas 8 yang sudah menyelesaikan buku.

Dek Rinne? Risetnya tuh kaya apa sih? 

Sini Dede kasih tau. Misalnya, kamu mau buat tokoh yang mondar-mandir museum saking cerdasnya itu anak, nah peran kamu sebagai penulis adalah, menggambarkan, di museum itu ada apa aja sih? Ambillah yang termudah, Museum Fatahillah. Di dalamnya, dia langsung masuk, bayar karcis dan dia tertarik, sama apanya? Misalnya, penjara bawah tanah itu sebenarnya ada apa.

Jadi, itu maksudnya Dede Rinne risetnya penulis. Dede dulu risetnya pake internet, makanya nggak jelas.

3. Tahu Tahapan Kehidupanmu 


Nah, aku merasakan banget kalo yang satu ini, nggak bohong.

Tahap Kehidupan Maksudnya Apa sih Rinne? 


Maksudnya, dari kita kecil, remaja, sampai kita dewasa. Kalau Rin sendiri, sudah menulis buku dari kelas 8 SMP. Tapi sudah menulis script sejak kelas 3 SD. Jadi aku tahu, selama 8 tahun itu perkembangan aku gimana? Dari buku yang kita tulis, itu bisa menggambarkan perkembangan diri kita.

4. Menambah Teman


Dari mana kita menambah teman? Dari platform yang kita tekuni. Misalkan, aku nih ya. Aku pakai platform wattpad. Nah teman aku nambah dari grup-grup wattpad yang aku huni. Grup line, dari situ pergaulan aku nggak sempit, meski di sekolah, ya sempit pake banget udah kaya leging, ketat. Jujur, dapat followers segitu karena grup doang. Udah gitu kan suka ada event literasi, dari situ juga aku dapat teman.

5. Menambah Passive Income Yang Menjadi Aset Masa Depan


Meskipun ilmu juga salah satu aset masa depan, buku juga begitu. Bahkan menghasilkan juga loh. Di penulisan buku ada 3 jenis penerbit, Mayor, indie, dan Self publishing. Nah, biasanya aku ngajuin ke Mayor, tapi belum ada yang nerima. Biarin aja lah. Setidaknya jadi pengalaman tersendiri juga kan, lebih baik mencoba dan gagal dari pada tidak sama sekali.

Jadi, itu 5 manfaat menulis buku selagi belia. Oh ya, aku minta doa dari teman-teman pembaca Rin sekalian, karena Rin sedang menulis buku ke-17, dan mau self publish. Jadi, kenapa harus menunggu untuk menulis buku, kalau selagi muda, kita juga bisa menulis?


Salam,
Anne Reichan Rin.
Penulis 16 buku nggak terbit

Langganan yuk Netizens!:

5 Responses to "Belia Menulis Buku, Apa Manfaatnya?"

  1. Setuju banget. Walaupun banyak yang mandang sebelah mata seorang penulis, nggak tahu aja mereka menulis nggak segamnpang balikin telapak tangan. Ahh hidup para penulis dan jangan pernah melepaskan pena kalian😅😅

    BalasHapus
  2. Waaaaaah hebat. Kelas 11 dengan belasan buku!
    Saya kemana aja, ya?

    BalasHapus
  3. Masya Allah.... kelas 11 udah enambelas buku? Wakaakak Apalah aku yang udah tua ini baru punya 7. lol Jadi ketampar

    BalasHapus
  4. Mantap deh mba rin semangat ya sama buku ke 17nya, jadi penulis itu gak gampang berbahagialah kita dianugerahi bakat menjadi penulis krn gak semua org bisa :)

    BalasHapus
  5. Aku mulai nulis kelas 3 smp. Itupun ditantangin teman karena tulisan ku di media sosial alay, lebay pokoknya gak banget. Dan sampailah aku ditahap ini, bahagia dengan menjadi seorang penulis ^_^.

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel